ksnr.us

Ruang Belajar Teknologi Terkini Dan Terpopuler

Cara Pengendalian Hama terhadap Tanaman Kentang

Cara Pengendalian Hama terhadap Tanaman Kentang

Serangan hama terhadap tanaman kentang bisa membuat turunnya produktifitas hasil panen. Pada skala serangan hama yang lebih besar, serangan hama bisa membuat gagal panen. Maka dari itu serangan hama ini perlu langsung dikendalikan.

Cara Pengendalian Hama terhadap Tanaman Kentang

Sebelum mengendalikan hama, tentu saja kita perlu menyadari hama type apa saja yang sering menyerang tanaman kenatang. Hama yang sering menyerang ini biasa disebut hama utama. Apabila hama utama ini menyerang, maka perlu langsung dikendalikan.

Adapun hama terhadap tanaman kentang diantaranya adalah sebagai tersebut

Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis)

Serangga ini menyerang terhadap fase larva. Larva dari lalat ini berwarna putih bening dan berupa silinder.larva ini mengakibatkan kerusakan tanaman bersama cara menggorok daun agar hanya menyisakan anggota epidermisnya saja.

Serangga dewasa termasuk menyerang tanama bersama cara menusuk dan menghisap cairan terhadap daun tanaman agar tanaman berwarna merah kecoklatan. Pada serangan kronis bisa membuat seluruh pertanaman hancur.

Hama thrips (Thrips Palmi)

Hama ini menyerang bersama cara menghisap cairan terhadap daun tanaman. Gejala yang ditimbulkan hama ini adalah terdapatnya warna keperak perakan terhadap daun yang terserang. Selain itu, daun yang diserang jadi mengkerut atau terpelintir.

Penggerek umbi/daun (Phthorimaea operculella)

Nama lain dari hama ini adalah ulat penggerek daun atau disebut jua potato tuber moth (PTM). Gejala serangan yang ditimbulkan hama ini adalah terdapatnya jaringan epidermis daun yang melipat berwarna merah kecoklatan atau transparan.

Jika lipatan itu dibuka dapat tersedia jalinan benang dan larva didalamnya. Sedangkan gejala terhadap umbi biasanya ditemukan kotoran yang berwarna putih hingga merah tua terhadap kulit umbi.

Apabila umbi dibelah dapat terdapat lubang bekar korokan larva dan kadang-kadang di dalam umbi tersebut ditemukan larvanya. Apabila tidak langsung dikendalikan, hama ini bisa membuat kerugian hingga 100%. Serangan terberat oleh hama ini biasanya berjalan terhadap musim kemarau.

Ulat grayak (Spodoptera Litura)

Ngengat spodoptera ini berwarna gelap dan terdapat garis putih terhadap lebih kurang sayap depannya. Ulat ini menyerang saat berupa larva instar ke-1,2 dan 3.

Warna dari larva spodoptera ini bervariasi menjadi dari coklat kehitaman, putih kehitaman hingga hijau kehitaman. Ulat ini menyerang bersama memakan dau daun tanaman. Gejala yang ditimbulkan dari ulat ini adalah epidermis daun jadi berwarna putih transparan dan lebih-lebih terhadap serangan lanjut seluruh daun habis dan hanya menyisakan tulang daunnya saja.