ksnr.us

Ruang Belajar Teknologi Terkini Dan Terpopuler

Penyakit terhadap Tanaman Kentang dan Cara Pengendaliannya

Penyakit terhadap Tanaman Kentang dan Cara Pengendaliannya

Tanaman kentang merupakan tanaman yang langkah budidayanya memerlukan perhatian khusus. Terutama terhadap tanda-tanda serangan penyakit. Apabila telah keluar tanda-tanda tanda-tanda di serang penyakit, maka perlu langsung sigap untuk berikan perlakuan sebagai langkah awal pengendalian.

Penyakit terhadap Tanaman Kentang

Pengendalian penyakit terhadap tanaman kentang sangatlah penting. Karena serangan penyakit terhadap tanaman ini sanggup mengalami kerugian yang signifikan. Bahkan sanggup mengalami kegagalan panen dan kerugian menggapai 100 persen.

Sebelum tanaman kentang di serang penyakit secara besar-besaran, alangkah baiknya kami mengenali lebih-lebih dahulu tanda-tanda serangan penyakit tersebut. Sehingga seandainya diketahui gejalanya, kami sanggup langsung sigap mengendalikannya sehingga sedikit bisa saja tanaman lain terserang.

Adapun beberapa penyakit tanaman kentang yang kerap menyerang adalah sebagai tersebut :

Penyakit sista kuning
Penyait ini disebabkan oleh nematoda sista kuning atau biasa terhitung disebut Globodera rostochiensis. Gejala yang ditimbulkan oleh nematoda ini adalah terganggunya pertumbuhan tanaman. Tanaman jadi kerdil, berwarna kuning dan cepat layu atau mati.

Nematoda betina yang melekat terhadap umbi terhitung bakal sebabkan rusaknya jaringan tanaman.

Layu bakteri
Penyakit layu bakteri ini disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Gejala yang ditimbulkan berasal dari serangan bakteri ini adalah daum jadi layu dan di awali berasal dari daun muda atau pucuk.

Berkas pembuluh yang tersedia terhadap pangkal batang berubah warna jadi kecoklatan dan seandainya ditekan bakal mengeluarkan cairan lendir yang berwarna abu abu keruh.

Tidak cuma terhadap daun, tanda-tanda penyakit ini tersedia terhitung terhadap umbui. Umbi yang terkena penyakit ini bakal berwarna coklat hingga hitam, dan seandainya umbi dibelah bakal kelihatan jaringan yang membusuk berwarna coklat.

Penyakit bercak kering
Penyakit ini disebut terhitung cacar atau early blight. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Alternaria solani. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah adanya bercak kecil yang membulat terhadap daun. Warna daun jadi menguning, kering dan ringan rontok. Kadang kadang bercak ini menyebar terhadap tangkai daun, batang, cabang dan umbi.

Penyakit busuk daun
Penyakit busuk daun ini disebabkan oleh Phytophtora infestan, penyakit ini kerap terhitung disebut hawar daun atau late bright. Gejala awal yang ditimbulkan berasal dari penyakit ini adala adanya bercak basah terhadap bagian pinggir daun atau terhadap tengah daun, kemudian bercak ini melebar hingga kebagian daun yang lainnya.

Serangan penyakit ini sanggup terhitung menyebar ke area batang dan umbi tanaman. Pada serangan berat sanggup menghancurkan pertanaman kentang.

Penyakit layu dan busuk kering umbi
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan fusarium oxysporum . tanda-tanda yang ditimbulkan berasal dari penyakit ini adalah adanya bercak berlekuk berwarna tua atau hitam terhadap umbi, lama kelamaan bercak ini bakal meluas dan sebabkan bagian umbi kentot, keripu, jadi kering dan keras.

Tanaman yang di serang penyakit ini pertumbuhannya terhambat, adanya tanda-tanda klorosis terhadap bagian bawah tanaman, menguning, kemudian tanaman layu dan mengering.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/