ksnr.us

Ruang Belajar Teknologi Terkini Dan Terpopuler

Pengertian, Fungsi, Manfaat, Ciri dan Jenis Laporan

Pengertian, Fungsi, Manfaat, Ciri dan Jenis Laporan

Pengertian, Fungsi, Manfaat, Ciri dan Jenis Laporan
Pengertian, Fungsi, Manfaat, Ciri dan Jenis Laporan

A. Pengertian Laporan

Pengertian Laporan adalah bentuk penyajian fakta wacana suatu keadaan atau suatu kegiatan, intinya fakta yang disajikan itu berkenaan dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada si pelapor. Fakta yang disajikan merupakan materi atau keterangan  untuk informasi yang dibutuhkan, menurut keadaan objektif yang dialami sendiri oleh si pelapor (dilihat, didengar, atau dirasakan sendiri) dikala si pelapor telah  melakukan suatu acara atau pekerjaan.

B. Fungsi Laporan

  1. Sebagai materi pertanggungjawaban
  2. Alat memberikan informasi
  3. Alat pengawasan
  4. Bahan penilaian
  5. Bahan pengambilan keputusan

C. Manfaat Laporan

  1. Dasar penentuan kebijakan.
  2. Bahan penyusunan planning acara berikutnya.
  3. Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
  4. Sebagai sumber informasi

D. Ciri-ciri Laporan

  1. Ringkas.
    Dalam laporan yang ditulis hanya mengemukakan hal-hal pokok secara ringkas yang berafiliasi dengan tugasnya sehingga peserta laporan segera mengetahui permasalahannya. (http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-ideologi-negara-dan-fungsinya/)
  2. Lengkap.
    Laporan sanggup semakin tepat kalau dilengkapi dengan bibliografi atau sumber kepustakaan.
  3. Logis.
    Laporan dianggap logis kalau keterangan yang dikemukakannya sanggup ditelusuri alasan-alasannya yang masuk akal.
  4. Sistematis.
    Laporan dianggap sistematik kalau keterangan yamg tulisannya disusun dalam satuan-satuan yang berurutan dan saling berhubungan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menciptakan laporan:

  1. Harus terperinci dan cermat
  2. Mengandung kebenaran dan objektifitas
  3. Lengkap
  4. Tegas dan konsisten
  5. Langsung mengenai sasaran
  6. Disampaikan kepada orang dan alamat tujuan yang tepat
  7. Disertai dengan saran-saran
  8. Tepat waktu

E. Jenis-jenis Laporan

  1. Laporan menurut waktu
  1. Laporan bersiklus yaitu laporan yang dibentuk secara periodik atau rutin dalam jangka waktu tertentu (laporan harian, mingguan, bulanan, atau tahunan). Contoh : laporan kehadiran karyawan setiap bulan.
  2. Laporan insidental yaitu laporan yang dibentuk apabila diperlukan
  1. Laporan menurut bentuk
  1. Laporan berbentuk surat yaitu laporan yang dibentuk secara tertulis dalam bentuk surat, isinya antara satu hingga empat halaman. Contoh: laporan jumlah siswa yang keluar dari suatu sekolah
  2. Laporan berbentuk naskah yaitu laporan disampaikan dalam bentuk naskah, baik naskah pendek maupun panjang. Contoh: laporan acara kepanitiaan atau notulen rapat.
  3. Laporan berbentuk memo yaitu laporan yang ditulis memakai memo. Umumnya isi laporan pendek, untuk keperluan intern dan dilakukan antar pejabat/pimpinan.
  1. Laporan menurut penyampaian
  1. Laporan verbal yaitu laporan yang disampaikan secara langsung
  2. Laporan tertulis yaitu contoh: surat, naskah dan memo
  3. Laporan visual yaitu laporan yang disampaikan melalui penglihatan. Contoh: disampaikan melalui media presentasi (power point)
  1. Laporan menurut sifat
  1. Laporan biasa yaitu laporan yang isinya bersifat biasa dan tidak rahasia, sehingga kalau laporan terbaca orang lain tidak menyebabkan efek negatif
  2. Laporan penting yaitu laporan yang isinya bersifat penting dan rahasia, sehingga hanya orang tertentu saja yang boleh mengetahuinya.
  1. Laporan menurut isinya
  1. Laporan informatif yaitu laporan yang isinya hanya berisi informasi saja
  2. Laporan rekomendasi yaitu laporan yang isinya bersifat penilaian sekilas tanpa adanya pembahasan lebih lanjut
  3. Laporan analisa yaitu laporan yang isinya berupa hasil analisa secara mendalam
  4. Laporan kelayakan yaitu laporan yang isinya berisi wacana hasil penentuan kelayakan atau pemilihan mana yang terbaik
  5. Laporan pertanggungjawaban yaitu laporan yang berisi pertanggungjawaban kiprah seseorang atau kelompok kepada atasan yang memberi kiprah tersebut.
  1. Langkah-langkah menciptakan laporan
  1. Menentukan dilema yang akan dilaporkan
  2. Mengumpulkan bahan, data dan fakta
  3. Mengklasifikasi data
  4. Mengevaluasi dan mengolah data
  5. Membuat kerangka laporan

G. Struktur / Kerangka Laporan

A Pendahuluan

  1. Maksud dan tujuan penulisan laporan
  2. Masalah pokok yang dilaporkan
  3. Sistematika laporan

B Batang tubuh

  1. Data dan fakta pelaksanaan kegiatan
  2. Kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan
  3. Masalah yang terjadi
  4. Pembahasan masalah

C Penutup

  1. Kesimpulan, dan
  2. Saran