ksnr.us

Ruang Belajar Teknologi Terkini Dan Terpopuler

Anti Rokok Dengan Cara Kreatif, Inovatif dan Produktif

Anti Rokok Dengan Cara Kreatif, Inovatif dan Produktif

Anti Rokok Dengan Cara Kreatif, Inovatif dan Produktif

Masa depan bukan dinanti, tetapi harus dihampiri

Masa depan hanya akan dimiliki oleh orang-orang yang sudah menyiapkannya dari sekarang. Masa depan tidak akan pernah dimiliki oleh orang-orang yang diperbudak trend sesaat. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya saat membuka Program Promotif Preventif Ti-Rock (Tinggalkan Rokok) dan Kampanye Edukatif Berhenti Merokok yang digelar BPJS Kesehatan Kota Bogor di gedung Kusnoto LIPI, jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bogor, Senin (25/09/2017).

Trend positif dan mana trend negatif

Bima mengaku merasa kasihan kepada generasi muda yang tidak mengerti mana trend positif dan mana trend negatif. Kapan menjadi dirinya dan kapan hanyut dalam pergaulan. Ia juga merasa sedih dan kasihan kepada anak-anak yang seolah-olah kebanggaannya, gengsinya dan harga dirinya ditentukan sebatang rokok, selinting ganja dan sebotol miras. “Dangkal sekali kalau kebanggannya diukur hal itu,” tegas Bima.

Dia menerangkan, di dunia ini tidak ada orang-orang hebat atau orang besar yang berpikiran seperti itu. Orang hebat adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya. Dia tahu mau kemana dan dia tahu mau menjadi apa serta dia tahu harus bagaimana. “Saya tahu anak-anak yang hadir disini adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya dan tahu mau kemana” terang Bima.

Istilah Ti-Rock

Ia mengapresiasi dan memuji istilah Ti-Rock yang digunakan untuk meninggalkan merokok. Menurutnya istilah ini keren. Trend harus dilawan dengan trend, melawan kebiasaan dengan kebiasaan baru. “Jadi pilihan kalian sudah tepat, yakni anti rokok. Terlepas dari perdebatan menurut saya rokok lebih banyak mudhorotnya dibanding manfaatnya,” katanya.

Oleh karena itu,

Bima mengajak kepada semua untuk mengkampanyekan anti rokok dengan cara-cara yang kreatif. Menurutnya, Kota Bogor saat ini akan menjadi kota yang terdepan untuk anti rokok se-Asia Pasifik. Kota Bogor dipercaya untuk memimpin koalisi anti tembakau di Asia Pasifik. “Sekali lagi kami mengajak semua untuk kampanye anti rokok dengan cara yang kreatif, inovatif dan produktif,” pungkasnya.

 

Sumber : https://dogetek.co/