ksnr.us

Ruang Belajar Teknologi Terkini Dan Terpopuler

Gemar Baca Buku Bahasa Inggris Sejak Kecil, Latih Anak Fasih Bicara

Gemar Baca Buku Bahasa Inggris Sejak Kecil, Latih Anak Fasih Bicara

Gemar Baca Buku Bahasa Inggris Sejak Kecil, Latih Anak Fasih Bicara
Gemar Baca Buku Bahasa Inggris Sejak Kecil, Latih Anak Fasih Bicara

Orang tua disarankan untuk rajin mendidik anak untuk memiliki hobi membaca buku. Pola edukasi dengan rajin membaca buku akan melatih kognitif atau kemampuan daya berpikir anak sejak dini. Jangan hanya satu bahasa, melainkan lebih baik jika anak mulai diperkenalkan khasanah kekayaan bahasa di dunia, salah satunya Bahasa Inggris.

Mulai dengan memperkenalkan buku bacaan Bahasa Inggris, hingga membacakan dongeng kepada buah hati. Jika hobi membaca apalagi buku Bahasa Inggris, hal itu secara otomatis akan melatih anak juga bisa fasih bicara bahasa asing.

Contohnya, Arda Achmad Sandya Mudarso. Dalam keterangan tertulis EF,

Selasa (27/11), bocah kecil ini berhasil merebut juara pertama dari grup C (kategori kelas 5-6 SD) EF Spelling Bee Competition 2018 tingkat nasional. Siswa dari Sophos School BSD ini memang hobi membaca buku. Bahkan, hobinya itu sudah dilatih sejak usia 2 tahun.

Buku-buku yang dibacanya tidak hanya buku berbahasa Indonesia tapi juga berbahasa Inggris. Selain buku, dia juga gemar menonton YouTube berbahasa Inggris. Tidak heran bahasa Inggrisnya sudah sangat lancar, meskipun usianya baru 10 tahun.

Ibunda Arda, Tri Astuti mengakui berusaha memfasilitasi anaknya untuk memperkenalkan hobi membaca sejak dini. Menurutnya, EF Spelling Bee adalah kompetisi yang dapat membuka peluang dan jalan bagi anaknya untuk dapat beasiswa sekolah ke luar negeri.

Peserta cilik lainnya, Aaron Xander Mulyadi contohnya, juara 3

dari grup B (kelas 3-4 SD) sangat senang mengikuti kompetisi EF Spelling Bee. Bahkan, saat menang, dia ingin dibelikan buku oleh orang tuanya.

“Aaron memang book lover. Dia suka baca buku dan nulis buku dari saat dia masih pre-school. Saya memang bilang, kalau dia masuk top 3, saya akan belikan dia buku baru,” kata ibunda Aaron, Ribka Veronica.

Marketing Director EF English First for Kids & Teens, Erditya Arfah menjelaskan EF Spelling Bee Competition merupakan salah satu kegiatan diselenggarakan rutin tiap tahunnya sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris sejak dini. Caranya, bisa dilakukan mulai dari hal sederhana seperti mengeja (spelling).

“Dengan kemampuan berbahasa, kita bisa memiliki keterampilan berkomunikasi. Apalagi di era globalisasi ini, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang mutlak dikuasai,” tutupnya.

EF Spelling Bee Competition dimulai pada Oktober lalu hingga November 2018.

Penyaringan pertama diadakan di tingkat regional dan diikuti oleh total setidaknya 7.000 peserta dari seluruh Indonesia. Kurang lebih 700 peserta lolos ke kompetisi tingkat nasional dan maju untuk memperebutkan gelar juara yang diselenggarakan pada 25 November 2018, di gedung SMESCO Jakarta.

 

Baca Juga :